Review RUU PDP 2022
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Saya
Ahmad Rendra Fajaresta, salah satu mahasiswa Informatika yang akrab dipanggil
Fajarest dari Universitas Muhammadiyah Sidoarjo. Kelahiran Pasuruan, 10 Juni
2001. Memiliki akun instagram fajarest10_ dan akun email ahmadrendrafajaresta@gmail.com yang selalu merahasiakan passwordnya. Bertujuan menyampaikan penjelasan
singkat tentang SISTEM OPERASI bersumber dari modul asli karya UMSIDA.
POKOK BAHASAN 1
PENGENALAN
SISTEM KOMPUTER DAN SISTEM OPERASI LINUX
SISTEM
KOMPUTER
Komputer merupakan
alat elektronik yang pada awalnya dirancang untuk aktifitas komputasi. Namun
pada saat ini penggunaan komputer telah berkembang mengikuti perkembangan zaman
ditambah juga mencangkup pada manipulasi, simulasi, animasi, dan
komunikasi-informasi.
Sebagaimana layaknya
sebuah perangkat elektronik, komputer merupakan sistem input Process dan
Output, sehingga memerlukan masukan untuk dioalah yang berupa data dan akan
menghasilkan suatu keluaran yaitu informasi.
Secara teknis kriteria yang dijadikan dasar untuk mengklasifikasikan,
antara lain :
1.
Arsitektur
2.
Kecepatan
pemrosesan
3.
Besarnya
memori
4.
Kemampuan
penyimpanan
5.
Jumlah
pengguna
6.
Biaya
dan ukuran
SISTEM
OPERASI
Sistem
operasi adalah program yang bertindak sebagai perantara antara user dengan
perangkat keras komputer. Sistem operasi digunakan untuk mengeksekusi program
user dan memudahkan menyelesaikan permasalahan user. Selain itu dengan adanya
sistem operasi membuat sistem komputer nyaman digunakan. Sistem operasi
mempunyai tujuan untuk menggunakan perangkat keras komputer secara efisien.
Secara umum komponen sistem komputer
terdiri dari :
ü Perangkat
Keras, menggunakan sumber daya
utama untuk proses komputasi. Perangkat keras komputer terdiri dari : CPU,
memori dan perangkat input output.
ü Sistem
Operasi, mempunyai tugas untuk
melakukan control dan koordinasi penggunaan perangkat keras pada berbagai
program aplikasi untuk user-user yang berbeda.
ü Perangkat
Aplikasi, menentukan cara sumber
daya sistem digunakan untuk menyelesaikan permasalahan komputasi dari user,
sistem basis data, video games, program bisnisn dan lain-lain.
ü User yang menggunakan sistem terdiri dari, orang, mesin, atau
komputer lain.
Hubungan antara komponen-komponen
sistem komputer di atas dapat dilihat pada gambar.
FORMAT
INTRUKSI LINUX
Intruksi linux standart mempunyai format sebagai berikut :
$
NamaInstruksi [pilihan] [argumen]
Pilihan adalah option yang dimulai dengan tanda - (minus).
Argumen dapat kosong, satu atau.Contoh :
|
$ ls |
Tanpa argumen |
|
$ ls -a |
Option adalah -a = all, tanpa argumen |
|
$ ls /bin |
Tanpa option, argumen adalah /bin |
|
$ ls/bin /etc /user |
Ada 3 argumen |
|
$ ls -1 /usr |
1 option dan 1 argumen 1 = long list |
|
$ ls -la /bin /etc |
2 option -1 dan -a dan 2 argumen |
MANUAL
Linux menyediakan manual secara on-line. Beberapa kunci
keyboard yang penting dalam menggunakan manual adalah :
|
Q |
Untuk
keluar dari programman. |
|
<Enter> |
Ke
bawah, baris per baris. |
|
<Spasi> |
Ke
bawah, per halaman. |
|
B |
Kembali
ke atas, 1 halaman. |
|
/teks |
Mencari
teks (string). |
|
N |
Meneruskan
pencarian string sebelumnya. |
LEMBAR KERJA DAN TUGAS
Percobaan 1 : Melihat identitas diri (nomor id dan
group id)
$ id
Percobaan
2 : Melihat tanggal dan kalender dari sistem
1. Melihat
tanggal saat ini
$ Date
2. Melihat
Kalender
$ cal 12 2012
$ cal -y
Percobaan 3 : Melihat identitas mesin
$ hostname
$ uname
$ uname -a
Percobaan 4 : Melihat siapa yang sedang
aktif
$ w
$ who
$ whoami
Percobaan 5 : Menggunakan Manual
$ man id
$ man date
$ man cal
$ man hostname
$ man uname
Percobaan 6 : Menghapus layer
$ clear
Percobaan 7 : Mencari perintah yang tepat
sama dengan kunci yang dicari
$ whatis id
$ whatis date
$ whatis cal
$ whatis hostname
$ whatis uname
POKOK BAHASAN 2
STRUKTUR
SISTEM OPERASI LINUX
Struktur Linux
Linux tidak jauh beda dengan Unix yang merupakan suatu
sistem operasi yang terstruktur, menyangkut sistem pada perangkat lunaknya
maupun pada perangkat keras seperti ( terminal, unix sistem, consol serta jalur
komunikasi ).
Adapun struktur Linux yang menyangkut perangkat lunak
antara lain :
*
Shell
*
Utilitas
*
Kernel
*
Aplikasi
Struktur Shell merupakan
interpreter pada sistem Linux. Shell berfungsi sebagai interface (antar muka )
dengan sistem Linux. Adapun macam-macam shell yang terdapat pada sistem Linux
antara lain :
Struktur Utilitas adalah salah satu program yang sengaja
disediakan Linux untuk melakukan tugas-tugas tertentu.
Struktur Kernel,
merupakan bagian paling penting dari suatu sistem Linux, memiliki fungsi :
untuk menampilkan berbagai bentuk fungsi bertingkat rendah dan pengendali
langsung perangkat keras.
Terdapat beberapa fungsi yang dilakukan kernel antara
lain :
1) Manajemen
file dan security
2) Pelayanan
proses input output
3) Manajemen
memori
4) Penanganan
proses interupsi
5) Proses
manajemen sistem dan penjadwalan
6) Pelayanan
jam sistem dan tanggal
Pada Linux terdapat sistem call yaitu sistem yang
menghubungkan antara bagian luar Linux dengan kernel.
Struktur Aplikasi adalah
sala satu program yang dibuat oleh pemakai untuk memenuhi kebutuhan sendiri.
Dan perlu diketahui juga tentang struktur direktori
pada Linux, sebelumnya saya jelaskan apa itu file ??
File merupakan struktur dasar dalam sebuah sistem
komputer berfungsi untuk menyimpan data-data maupun informasi. Nah didalam
Linux dibagi menjadi 3 (tiga) kategori utama antara lain :
1.
Directory
Yaitu
file yang berisi daftar nama dan juga suatu bilangan node dari masing-masing
file yang digunakan.
2.
File Special
Yaitu
file yang menyatakan piranti fisik / perangkat keras, bisa berupa file-file
yang berhubungan.
3.
File Biasa
Yaitu
file yang digunakan untuk penyimpanan data, dokumen, grafik, dll. Bentuk file
antara lain file data.
Sistem file pada Linux juga
menyerupai pepohonan ( tree ), yaitu dimulai dari root, kemudian direktori dan
subdirektori. Sistem file Linux diatur secara hirarkhikal, yaitu dimulai dari
root dengan symbol “/”.
Kita
dapat menciptakan File dan Direktori mulai dari root ke bawah. Direktori adalah
file khusus, yang berisi nama file dan INODE ( pointer yang menunjuk ke data /
isi file tersebut ). Secara logika, direktori dapat berisi file dan Direktori
lagi ( disebut juga Subdirektori ).
LEMBAR KERJA DAN TUGAS
Percobaan 1 : Manajemen
proses
1. Ps menampilkan
PID (pracess ID) untuk shell dan proses ps itu sendiri
$ ps
$ ls -l /proc/[nomorPID]
2. Melihat
status proses
$ cat /proc/[nomorPID]/status
3. Melihat
nilai pada variabel /proc
$ ls /proc/sys/net/ipv4
4. Melihat
isi salah satu variabel
$ cat
/proc/sys/net/ipv4/ip_forward
$ echo l >
/proc/sys/net/ipv4/ip_forward
5. Mengubah
kernel variabel harus dengan ijin akses root. Menjadi root dengan utilitas su (substitute
user)
$ su
Password
: isi dengan password root
# echo 1 >
/proc/sys/net/ipv4/ip_forward
# exit
6. Kembali
ke user semula dan tampilkan variabel kernel dengan nilai baru
$ cat /proc/sys/net/ipv4/ip_forward
Percobaan 2 : Manajemen file
1. Membuat
direktori dan subdirektori
$ cd /home/[namauser]
$ mkdir music1
$ mkdir music2
$ ls
2. Menghapus
direktori dan subdirektori
$ rmdir music1
$ ls
Percobaan 3 : Manajemen memori
1. Melihat
daftar partisi
$ fdisk -l
$ blkid
2. Melihat
kapasitas partisi
$ df -h
Percobaan 4 : Melihat tipe file
1. Melihat
block device (peralatan I/O)
$ ls -l /dev/fd
2. Melihat
character device (peralatan I/O)
$ ls -l /dev/tty2
3. Melihat
named pipe(FIFO)
$ ls -l /var/log/boot.log
4. Melihat
direktori
$ ls -ld /dev
5. Melihat
ordinary file
$ ls -l /etc/passwd
Percobaan 5 : Melihat tanggal dan kalender dari system
1. Melihat
tanggal saat ini
$ date
2. Melihat
kalender
$ cal 11 2013
$ cal 9 12 2013 diganti
$
date -d ‘9 Dec 2013’ +’%A, %d %B %Y’
POKOK
BAHASAN 3
MANAJEMEN I/O DAN
MANAJEMEN MEMORI
Manajemen I/O
INPUT => PROSES => OUTPUT
Intruksi
(command) yang diberikan pada Linux melalui Shell disebut sebagai eksekusi
program yang selanjutnya disebut proses. Setiap kali intruksi diberikan, maka
Linux kernel akan menciptakan sebuah proses dengan memberikan nomor PID
(Process Identity ). Proses dalam Linux selalu membutuhkan input dan
menghasilkan suatu output. Dalam konteks Linux input / output adalah :
· Keyboard
( input )
· Layar
( output )
· Files
· Struktur
data kernel
· Peralatan
I/O lainnya ( misalnya Network )
Manajemen Memori
Linux
mengimplementasikan sistem virtual memori demand-paged. Proses ini mempunyai
besar memori virtual yang besar (4 gygabyte). Pada virtual memory dilakukan
transfer page antara disk dan memory disk. Jika tidak terdapat cukup memory
fisik, kernel melakukan swapping bebarap page lama ke disk. Disk srive adalah
perangkat mekanik yang membaca dan menulis ke disk yang lebih lambat
dibandingkan mengakses memory fisik. Jika memory total page lebih dari memory
fisik yang tersedia, kernel lebih banyak melakukan swapping dibandingkan
eksekusi kode program, sehingga terjadi trashing dan mengurangi utilitas. Jika
memory fisik ekstra tidak digunakan, kernel meletakkan kode program sebagai
disk buffer cache. Disk buffer menyimpan data disk yang diakses di memory, jika
data yang sama dibutuhkan lagi dapat dengan cepat diambil cache.
LEMBAR KERJA DAN TUGAS
Percobaan :
1. Login
sebagai user
2. Buka
Console terminal dan lakukan percobaan-percobaan di bawah ini
Percobaan 1 File description
1. Untuk
Melihat isi file dari direktori aktif
$ ls
2. Untuk
melihat seluruh isi file pada direktori aktif beserta file hidden, lalu
ditampilkan layer per layer.
$ ls -l
3. Membuat
direktori baru dengan perintah mkdir directory
$ mkdir data
4. Menghapus
direktori yang telah kosong
$rmdir data
5. Mengopi
suatu file cp source destination
$ cd /home
$ nano udon.ganteng
#udon ganteng
#kangudon.com
Ctrl + x dan tekan y untuk menyimpan
file
$ cp /home/udon.ganteng /home/udon.manis
Percobaan 2 Pipeline
$ su (masukkan password umsida)
$ su (password saya sendiri)
$ who
$ who | sort
$ who | sort-r
$ who > etc
$ sort etc
$ ls -l /etc | sort | more
Percobaan 3 Redirection (pembelokan)
$ cat l > aslab.txt
Ini adalah text yang saya simpan ke file aslab.txt
$ cat 0< aslab.tx
$ cat aslab.txt
$ mkdir mydir 2> myerror.txt
$ cat myerror.txt
Percobaan 4 Melihat Manajemen Memory
·
Perhatikan dengan
perintah dmesg jumlah memory tersedia dan proses swapping
$ dmesg | more
·
Dengan perintah free
perhatikan jumlah memory “free”, “used”, “share” dan “buffer”.
$ free
·
Dengan perintah di bawah
ini apakah hasilnya sama dengan no 2?
Hasilnya adalah berisi
jumlah memori namun lebih terperinci.
$ cat /proc/meminfo
·
Gunakan perintah
$ ls -1R
·
Perhatikan perubahan
manajemen memory
$ free
·
Jalankan sebuah program,
misalnya open office.perhatikan perubahan manajemen memory
$ free
·
Dengan perintah ps
bagaimana penggunaan memory untuk setiap proses di atas?
$ ps -uax
TUGAS DAN KUNCI LEMBAR TUGAS
Lakukan hal yang sama dengan percobaan 7 untuk melihat
perubahan memory setelah dilakukan beberapa proses pada shell. Tentukan
perintah yang dilakukan misalnya membuka browser dan perhatikan hal-hal berikut
:
1. Informasi
apa saja yang ditampilkan dengan perintah free ?
Informasi yang ditampilkan dengan
perintah free adalah laporan terperinci tentang penggunaan
memori di system, yakni total kapasitas memory, kapasitas memori yang
sudah terpakai, kapasitas memory yang belum terpakai, kapasitas memory yang
digunakan sharing, kapasitas buffers dan cache
$ free
2. Infromasi
apa saja yang disimpan file/proc/meminfo ?
Informasi yang ditampilkan dengan
perintah $
cat /proc/meminfo yakni kapasitas penggunaan memori. Meliputi total kapasitas memory, kapasitas memory yang belum terpakai, kapasitas buffers
dan cached, swapcached, dan lain
sebagainya.
$ cat /proc/meminfo
3. Berapa
besar kapasitas memory total ?
Lakukan perintah
$ free -m
Besar kapasitas memory adalah 981
4. Berapa
kapasitas memory yang sudah terpakai ?
Kapasitas memory yang sudah terpakai adalah 602
5. Berapa
kapasitas memory yang belum terpakai ?
Kapasitas memory yang belum terpakai adalah 101
6. Berapa
kapasitas memory yang digunakan sharing beberapa proses ?
Kapasitas memory yang digunakan sharing
beberapa proses adalah 4
7. Berapa
kapasitas buffer cache ?
Kapasitas buffer cache adalah 277
POKOK BAHASAN 4
PROSES
THREAD DAN DEADLOCK
Konsep Proses Di
Linux
Setiap kali intruksi diberikan pada
linux sell, maka kemel akan menciptakan sebuah proses id. Proses ini disebut
juga dengan terminilogy Unix : sebagai sebuah Job. Proses id (PID) di mulai
dari 0, yaitu proses “INK”, kemudian diikuti oleh proses berikutnya (terdaftar
pada /etc/ inittab).
Beberapa tipe proses :
1.
Foreground
Proses yang didapatkan oleh pemakai
langsung pada terminal (interaksi dialog).
2.
Batch
Proses yang dikumpulkan dan dijalankan
secara sekuensial (satu persatu) Prose Batch tidak diasosiasikan (berinteraksi)
dengan terminal.
3.
Daemon
Proses yang menunggu permintaan (request)
dari proses lainnya dan menjalankan tugas sesuai dengan permintaan tersebut.
Bila tidak ada request, maka program ini akan berada dalam kondisi “idle” dan
tidak menggunakan waktu hitung CPU. Umumnya nama proses daemon di UNIX
berakhiran d, misalnya inetd, named, popd, dll.
SINYAL
Proses dapat mengirim dan menerima sinyal dan ke
posisi lainnya. Proses mengirim sinyal melalui intruksi “kill” dengan format
$kill [ -nomor sinyal] [nomor PID]
Nomor sinyal : 1 s/d maksimum nomor sinyal yang di
definisikan sistem standar nomor sinyal yang terpenting adalah :
Tabel Deskripsi Nomor Sinyal
|
No.
Sinyal |
Nama |
Deskripsi |
|
1 |
SIGHUP |
Hangup,
sinyal dikirim bila proses terputus, misalnya melalui putusnya hubungan
modern |
|
2 |
SIGINT |
Sinyal
Interup, melalui ^c |
|
3 |
SIGQUIT |
Sinyal
Quit melalui ^\ |
|
9 |
SIGKILL |
Sinyal
Kill, menghentikan proses |
|
15 |
SIGTERM |
Sinyal
terminasi software |
MENGIRIM SINYAL
Mengirim sinyal adalah satu alat komunikasi antar
proses, yaitu memberitahukan proses yang sedang berjalan bahwa ada sesuatu yang
harus dikendalikan. Berdasarkan sinyal yang dikirim ini maka proses dapat
berinteraksi dan administrator/programmer dapat menentukan reaksi tersebut.
Mengirim sinyal menggunakan intruksi.
$Kill [-nomor sinyal] [nomor PID]
Sebelum mengirim sinyal PID proses yang akan dikirim
harus diketahui terlebih dahulu.
LEMBAR
KERJA DAN TUGAS
LANGKAH – LANGKAH
1. Masuk
ke sistem operasi Linux.
2. Login
menggunakan user dan password Anda.
3. Gunakan
intruksi suatu proses : ps
4. Gunakan
intruksi untuk mengelola sinyal : kill, trap, nohup.
PERCOBAAN
Percobaan 1 :
Status Proses
1. Instruksi
ps (proses status) digunakan untuk melihat kondisi proses yang ada. PID adalah
Nomor Identitas, tty adalah nama terminal dimana proses tersebut aktif, STAT
berisi S (sleeping) dan R (running), COMMAND merupakan instruksi yamg
digunakan.
$ ps
2. Untuk
melihat faktor / elemen lainnya, gunakan option –u (user). %CPU adalah
presentasi CPU time yang digunakan oleh proses tersebut. %MEM adalah presentasi
sistem memori yang digunakan proses, SIZE adalah jumlah memori yang digunakan,
RSS (Real System Storage) adalah jumlah memori yang digunakan, START adalah
kapan proses tersebut diaktifkan.
$ ps -u
3. Mencari
proses yang spesifik pemakai. Proses diatas hanya terbatas pada proses milik
pemakai, dimana pemakai tersebut melakukan login.
$ ps –u [nama user]
4. Mencari
proses lainnya gunakan option a (aR) dan au (all user)
$ ps -a
Percobaan 2 :
Sinyal
- Membuat
shell script dengan nama loop.sh
$ nano loop.sh
#! /bin/bash
# Sebuah shell script :
loop.sh
While :
Do
Echo “.\c”
Sleep 10
Done
- Eksekusi
file loop.sh
sebagai background.
$ chmod +x loop.sh
$ ./loop.sh &
1. Akan
muncul tulisan .\c secara terus menerus
-
Melihat proses ID dari loop.sh
$ ps
- Menghentikan
proses. Nomor 15 (SIGTERM) merupakan default.
$ kill -15 [Nomor PID]
atau
$ kill [Nomor PID]
2. Menghentikan
loop.sh secara langsung
$ kill [nomor loop.sh]
- Menghentikan
proses secara mutlak
$ kill -9 [nomor PID]
Percobaan 3 :
Mengelola Sinyal
ü Membuat
file prog.sh
$ nano prog.sh
#! /bin/sh
Echo “program berjalan …”
While :
Do
Echo “X”
Sleep 20
Done
ü Jalankan
program tersebut karena program melakukan looping, maka stop dengan mengirim
sinyal interrupt (^C).
$ chmod +x prog.sh
$ ./prog.sh
ü Jalankan
program tersebut sebagai background. Catat nomor PID proses, tekan
<Enter> untuk ke foreground dan periksa melalui intruksi ps.
$ ./prog.sh &
$ ps
ü Kirimkan
sinyal terminasi sebagai berikut
$ kill [nomor PID]
ü Ubahlah
program prog.sh dengan instruksi trap untuk menangkap sinyal yang dikirim.
$ nano prog.sh
#! /bin/sh
Trap “ “ 1 2 3 15
Echo “program berjalan
..”
While :
Do
Echo “X”
Sleep 20
Done
ü Jalankan
program tersebut sebagai background. Coba lakukan kill dengan nomor PID proses
tersebut.
$ ./prog.sh &
$ kill [ nomor PID ] atau
$ kill -1 [ nomor PID ] atau
$ kill -2 [ nomor PID ] atau
$ kill -15 [ nomor PID ]
ü Perintah
kill di atas tidak akan menghentikan proses karena dihalangi dengan perintah
trap. Cobalah menggunakan nomor sinyal 9.
$ kill -9 [ nomor PID ]
$ ps
Percobaan 4 : No
Hangup
1. Ada
kalanya sebuah proses memerlukan waktu yang cukup lama misalnya proses sortir,
sehingga perlu dilakukan sebuah proses background. Namun bila proses masih
berlangsung dan kita melakukan logout, maka otomatis proses akan ikut berhenti,
yang artinya proses sortir harus diulang kembali. Simulasi dari proses sort.
$ nano myjob.sh
#! /bin/bash
While :
Do
Find / -print > berkas
Sort berkas –o hasil
Echo “Proses selesai pada
‘date’” >> proses.log
Done
2. Jalankan
proses tersebut sebagai proses background
$ chmod +x myjob.sh
$ ./myjob.sh &
3. Kemudian
logout dan login kembali. Periksa sampai dimana job bekerja.
$ ps
4. Gunakan
nohup (NoHangup) agar job tetap berjalan meskipun pemakai logout. Catatan :
fungsi ini tidak berjalan di non system V (Linux).
$ ./myjob.sh &
$ nohup myjob.sh
5. Kemudian
logout dan login kembali. Periksa apakah job masih bekerja.
$ ps
POKOK BAHASAN 5
MANAJEMEN
FILE DAN DISK
Manajemen
File
File merupakan kumpulan
data atau informasi yang saling berhubungan. Sistem operasi Linux mempunyai
manajemen file berbentuk seperti piramida. Membentuk tingkatan struktur file
seperti pohon silsilah keluarga. Struktur ini memudahkan pengguna Linux untuk
mengelola berbagai file.
Gambar 5.1
Struktur File Linux
Sistem
file pada Linux dimulai dari root yang ditandai dengan symbol “/”. Kemudian
direktori dan subdirektori. Kita dapat membuat file mulai dari root kebawah. Pada
umumnya terdapat dua macam file yang berbeda. Pertama merupakan jenis file
biasa yang berguna untuk menyimpan berbagai jenis data. Sedangkan jenis file
yang kedua ialah file direktori yang berguna untuk menyimpan dan menghimpun
berbagai file – file.
Tabel Direktori Standar Linux
|
Direktori |
Deskripsi |
|
/etc |
Berisi file administrative dan file executable
yang berguna untuk administrasi system |
|
/dev |
Berisi file khusus yang mempresentasikan peralatan hardware |
|
/bin |
Berisi program standart Linux |
|
/usr/sbin /usr/bin |
Berisi utilitas Linux |
|
/usr/lib |
Berisi program library yang diperlukan untuk
kompilasi program |
|
/tmp |
Berisi file sementara, yang pada saat bootstrap
akan dihapus |
|
/boot |
Berisi file yang sangat penting untuk proses bootstrap.
Kernel vmlinux disimpan di direktori ini. |
|
/proc |
Berisi informasi tentang kernel Linux, proses dan
virtual system file. |
|
/var |
Direktori variable, artinya tempat penyimpanan LOG
(catatan hasil output program), file ini dapat membengkak dan perlu dimonitor
perkembangannya. |
|
/home |
Berisi direktori untuk pemakaian Linux (pada SCO
diletakkan pada /usr) |
|
/mnt |
Direktori untuk mounting system file |
|
/root |
Home directory untuk superuser (root) |
|
/usr/bin/Xl |
Symbolic link ke /usr/XHR^/bin, program untuk X-Window |
|
/usr/src |
Source code untuk Linux |
|
/opt |
Option, diektori ini biasanya berisi aplikasi
tambahan (“add-on”) seperti Netscape Navigator, kde, gnome, applix dll. |
Manajemen Disk
Manajemen
disk merupakan sarana penyimpanan yang berfungsi untuk menyimpan data, file dan
informasi secara permanen dalam suatu sistem komputer. Media disk berada satu
tingkat dibawah memori utama dalam hirarki memori. Media disk berbeda sekali
dengan memori utama komputer karena tidak mempunyai hubungan langsung dengan
prosesor komputer. Linux mensupport berbagai file system diantaranya adalah :
·
Ext2
·
Ext3
·
Ext4
LEMBAR KERJA DAN TUGAS
Percobaan
1 : Direktori
1. Melihat
direktori aktif
$ pwd
$ ls
2. Melihat
direktori HOME
$ echo $HOME
3. Membuat
direktori dan subdirektori
$ cd /home/ [ nama user ]
$ mkdir folderku1
$ mkdir folderku2
$ ls
$ mkdir A B C A/D A/E A/F B/G
$ ls
4. Menghapus
direktori dan subdirektori
$ rmdir folderku1
$ rmdir B/G B
$ ls
5. Navigasi
direktori
$ cd A
$ pwd
$ cd E
$ pwd
$ cd ..
$ pwd
$ cd ..
Percobaan
2 : File
1. Membuat
file
$ cat > fileku.txt
Belajar membuat
file
Semoga
bermanfaat
Untuk yang
belajar
Akhiri dengan
menekan
[ Ctrl + D ]
$ nano filenano.txt
Belajar
menggunakan nano
Nano adalah
editor di Linux
Nano mudah
digunakan
Nano cocok untuk
pemula
Semoga bermanfaat
$ ls
2. Menghapus
file
$ rm fileku.txt
$ ls
3. Mengubah
file
$ nano filenano.txt
Selamat ..
Telah diubah !!!
$ ls
Percobaan
3 : Ijin Akses
-
Melihat ijin akses
$ ls -l
-
Mengubah ijin akses
$ chmod 444 filenano.txt
$ ls -l
$ chmod 666 filenano.txt
$ ls -l
$ chmod 777 filenano.txt
$ ls -l
Percobaan 4 : Owner
1.
Melihat owner file
$ ls -1
2.
Mengubah owner file
$ chown [nama user] : [nama user]
filenano.txt
$ ls -1
Percobaan
5 : Group
1. Melihat
group file
$ ls -1
2. Mengubah
group file
$ chgrp root filenano.txt
$ ls -1
Percobaan 6 : Disk
·
Melihat daftar prastisi
$ fdisk -1
$ blkid
·
Melihat kapasitas partisi
$ df –h
·
Melihat tipe harddisk
$ hdparm -l /dev/sda
·
Melihat psrtisi swap
$ swapon –s
TUGAS DAN KUNCI LEMBAR TUGAS
1
Buatlah subdirektori
server, client, switch dan hub sekaligus pada direktori computer.
$ mkdir computer computer/server computer/client
computer/switch computer/hub
$ ls
$ cd computer
$ ls
2
Buatlah file laptop.txt
yang berisi nama lengkap dan nim anda pada subdirektori server dan copy-kan
file tersebut ke sub direktori client, switch dan hub.
$ cd computer/server
$ nano laptop.txt
NAMA : AHMAD RENDRA FAJARESTA
NIM : 191080200227
KELAS : 3A1 INFORMATIKA
KELOMPOK : 4
$ cp laptop.txt ../client
$ cp laptop.txt ../hub
$ cp laptop.txt ../switch
$ cd ../hub
$ ls
$ cd ../client
$ ls
$ cd ../switch
$ ls
$ cd ../server
$ ls
3
Ubahlah ijin akses file
laptop.txt pada sub direktori server sehingga user, group dan others hanya
dapat melakukan read.
$ chmod 444 laptop.txt
$ ls -l
4
Ubahlah ijin akses file
laptop.txt pada sub direktori client sehingga user, group dan others hanya
dapat melakukan execute.
$ cd ../client
$ chmod 111 laptop.txt
$ ls -l
5
Ubahlah ijin akses file
laptop.txt pada sub direktori switch sehingga user, group dan others hanya
dapat melakukan write.
$ cd ../switch
$ chmod 222 laptop.txt
$ ls -l
6
Ubahlah ijin akses file
laptop.txt pada sub direktori hub sehingga user, group dan others dapat
melakukan read, write dan execute.
$ cd ../hub
$ chmod 777 laptop.txt
$ ls -l
7
Hapuslah direktori hub.
$ cd ..
$ rm -r hub
$ ls
8
Ubahlah owner file
laptop.txt pada subdirektori server menjadi owner root.
$ su
Password : [isikan]
# cd server
# chown root:root laptop.txt
# ls -l
9
Ubahlah group file
laptop.txt pada subdirektori server menjadi group root.
# chgrp root laptop.txt
# ls -l
10
Hapuslah direktori
computer.
Ketik
exit untuk keluar
$ cd ..
$ rm -r computer
Y
Y
Ls
POKOK BAHASAN 6
SISTEM
OPERASI TERSEBAR
DEFINISI SISTEM OPERASI TERSEBAR
Sistem
operasi tersebar adalah sebuah sistem yang komponennya berada pada jaringan
komputer. Komponen tersebut saling berinteraksi dan melakukan
komunikasi/koordinasi hanya dengan pengiriman pesan. Sistem operasi
terdistribusi adalah salah satu implementasi sistem operasi tersebar, dimana
sekumpulan komputer dan prosesor yang terhubung dalam satu jaringan.
Koleksikoleksi dari objek-objek ini secara tertutup bekerja secara bersama-sama
untuk melakukan suatu tugas atau pekerjaan tertentu. Tujuan utamanya adalah
untuk memberikan hasil secara lebih, terutama dalam:
$
File system
$
Name space
$
Waktu pengolahan
$
Keamanan Akses ke seluruh resources,
LANGKAH-LANGKAH
Masuk
ke sistem operasi Linux
1. Login
sebagai user.(user Anda)
2. Masuk
ke root dengan perintah su
3.
Instalasi paket software
menggunakan yum
LEMBAR KERJA DAN TUGAS
Percobaan 1 : Yum Script
1. Install
paket samba dari repository local umsida
$ su
# cd /tmp/
a. Install
yum
# apt-get install yum
b. Install
samba
# apt-get install samba
2. Melihat
files apa saja yang sudah di install
# ls /etc/samba
3. Melihat
file konfigurasi
# ls -l
/etc/samba
4. Melihat
dokumen file
# apt install rpm
# rpm -qd samba
5. Mengaktifkan
software
# /etc/init.d/smbd start
6. Merestart
software
# /etc/init.d/smbd
restart
7. Mematikan
software
# /etc/init.d/smbd stop
Percobaan 2 : Konfigurasi software
1. Untuk
konfigurasi software yang sudah kita install tadi bisa menggunakan command NANO.
#nano /etc/samba/smb.conf
2. Mengisi
file konfigurasi
[Global]
workroup = workgroup
domain logons = No
domain master = No
netbios name = ICTSERVER
map to guest = bad user
user backend = tdb
[Share]
comment = Share
path = /home/share
read only = no
browseable = yes
public = yes
writeable = yes
3. Merestart
software samba
# /etc/init.d/smbd restart
Percobaan 3 : Membuat folder
a) Membuat
folder yang nantinya akan kita share
# mkdir /home/share
b) Memberi
hak akses ke folder yang akan kita share
# chmod -R 777 /home/share
Percobaan 4 : Mencoba file share
1.
Mencoba browser file
share
Places >
Connect to server > masukkan IP computer > connect
8. Install
net-tools (jika sudah terinstall maka akan tampil seperti ini)
# apt install net-tools
2.
Mengetahui ip computer
# ifconfig
TUGAS DAN
KUNCI LEMBAR TUGAS
1. Buatlah
sebuah share folder dengan menggunakan password untuk bisa akses folder
tersebut?
# mkdir
/home/share_fajar227
# chmod 777 /home/share_fajar227
# ls /home
2. Ubah
perijinan di smb.conf agar guest tidak bisa membuat folder di share folder.
[Global]
workroup = workgroup
domain logons = no
domain master = no
netbios name = FAJARSERVER
map to guest = bad user
user backend = tdb
[Share]
comment = share_fajar227
path = /home/share_fajar227
read only = no
browseable = yes
public = yes
writeable = no
[data]
Path = /home/share_fajar227
Guest ok = no
Valid users = ahmad
Write list = Fajaresta123
Writeable = yes
Restart
# /etc/init.d/smbd restart
Untuk informasi lebih lanjut mengenai laporan praktikum Sistem Operasi, Anda dapat mengunjungi google drive saya. Link: DOWNLOAD FILE
Sekian dan terima kasih atas kunjungan anda. Bila tidak ada
kesalahan mohon ucapkan alhamdulillah. Jika ada kesalahan mohon maaf atas
kekurangannya.
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Kunjungi juga link:www.umsida.ac.id dan fst.umsida.ac.id
Komentar
Posting Komentar