Review RUU PDP 2022

Gambar
  Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.             Saya Ahmad Rendra Fajaresta, nim 191080200227. Salah satu mahasiswa Informatika yang akrab dipanggil Fajarest dari Universitas Muhammadiyah Sidoarjo.  Bertujuan menyampaikan penjelasan singkat tentang Review dan tanggapan RUU PDP 2022. REVIEW RUU PDP 2022 : Pasal 58 dan 60 RUU Pelindungan Data Pribadi merupakan instrumen hukum yang perlu dihadirkan dalam sistem hukum di Indonesia. Pelindungan data pribadi merupakan manifestasi pengakuan dan pelindungan atas hak-hak dasar manusia sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. RUU Pelindungan Data Pribadi disusun sebagai jawaban atas kebutuhan untuk melindungi hak individual terkait data pribadi khususnya di era digital. Pelindungan data pribadi merupakan salah satu hak asasi manusia yang merupakan bagian dari pelindungan diri pribadi sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 28 G ayat (1) dan Pasal 28 H ayat (4) UndangUndang Da...

Ahmad Rendra Fajaresta UMSIDA - RANGKUMAN MATERI SISTEM OPERASI

 

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

            Saya Ahmad Rendra Fajaresta, salah satu mahasiswa Informatika yang akrab dipanggil Fajarest dari Universitas Muhammadiyah Sidoarjo. Kelahiran Pasuruan, 10 Juni 2001. Memiliki akun instagram fajarest10_ dan akun email ahmadrendrafajaresta@gmail.com yang selalu merahasiakan passwordnya. Bertujuan menyampaikan penjelasan singkat tentang SISTEM OPERASI bersumber dari modul asli karya UMSIDA.

 

POKOK BAHASAN 1

PENGENALAN SISTEM KOMPUTER DAN SISTEM OPERASI LINUX

 

SISTEM KOMPUTER

Komputer merupakan alat elektronik yang pada awalnya dirancang untuk aktifitas komputasi. Namun pada saat ini penggunaan komputer telah berkembang mengikuti perkembangan zaman ditambah juga mencangkup pada manipulasi, simulasi, animasi, dan komunikasi-informasi.

Sebagaimana layaknya sebuah perangkat elektronik, komputer merupakan sistem input Process dan Output, sehingga memerlukan masukan untuk dioalah yang berupa data dan akan menghasilkan suatu keluaran yaitu informasi.

Secara teknis kriteria yang dijadikan dasar untuk mengklasifikasikan, antara lain :

1.     Arsitektur

2.     Kecepatan pemrosesan

3.     Besarnya memori

4.     Kemampuan penyimpanan

5.     Jumlah pengguna

6.     Biaya dan ukuran

 

SISTEM OPERASI

            Sistem operasi adalah program yang bertindak sebagai perantara antara user dengan perangkat keras komputer. Sistem operasi digunakan untuk mengeksekusi program user dan memudahkan menyelesaikan permasalahan user. Selain itu dengan adanya sistem operasi membuat sistem komputer nyaman digunakan. Sistem operasi mempunyai tujuan untuk menggunakan perangkat keras komputer secara efisien.

Secara umum komponen sistem komputer terdiri dari :

ü  Perangkat Keras, menggunakan sumber daya utama untuk proses komputasi. Perangkat keras komputer terdiri dari : CPU, memori dan perangkat input output.

ü  Sistem Operasi, mempunyai tugas untuk melakukan control dan koordinasi penggunaan perangkat keras pada berbagai program aplikasi untuk user-user yang berbeda.

ü  Perangkat Aplikasi, menentukan cara sumber daya sistem digunakan untuk menyelesaikan permasalahan komputasi dari user, sistem basis data, video games, program bisnisn dan lain-lain.

ü  User yang menggunakan sistem terdiri dari, orang, mesin, atau komputer lain.

 

Hubungan antara komponen-komponen sistem komputer di atas dapat dilihat pada gambar.


 

FORMAT INTRUKSI LINUX

Intruksi linux standart mempunyai format sebagai berikut :

$ NamaInstruksi [pilihan] [argumen]

Pilihan adalah option yang dimulai dengan tanda - (minus). Argumen dapat kosong, satu atau.Contoh :

  

$ ls

Tanpa argumen

$ ls -a

Option adalah -a = all, tanpa argumen

$ ls /bin

Tanpa option, argumen adalah /bin

$ ls/bin /etc /user

Ada 3 argumen

$ ls -1 /usr

1 option dan 1 argumen 1 = long list

$ ls -la /bin /etc

2 option -1 dan -a dan 2 argumen


MANUAL

Linux menyediakan manual secara on-line. Beberapa kunci keyboard yang penting dalam menggunakan manual adalah :

 Tabel kunci keyboard untuk menggunakan manual

Q

Untuk keluar dari programman.

<Enter>

Ke bawah, baris per baris.

<Spasi>

Ke bawah, per halaman.

B

Kembali ke atas, 1 halaman.

/teks

Mencari teks (string).

N

Meneruskan pencarian string sebelumnya.



LEMBAR KERJA DAN TUGAS

Percobaan 1 : Melihat identitas diri (nomor id dan group id)

$ id

Percobaan 2 : Melihat tanggal dan kalender dari sistem

1.     Melihat tanggal saat ini

$ Date

2.     Melihat Kalender

$ cal 12 2012

$ cal -y

Percobaan 3 : Melihat identitas mesin

$ hostname

$ uname

$ uname -a

 

Percobaan 4 : Melihat siapa yang sedang aktif

$ w

$ who

$ whoami

 

Percobaan 5 : Menggunakan Manual

$ man id

$ man date

$ man cal

$ man hostname

$ man uname

 

Percobaan 6 : Menghapus layer

$ clear

 

Percobaan 7 : Mencari perintah yang tepat sama dengan kunci yang dicari

$ whatis id

$ whatis date

$ whatis cal

$ whatis hostname

$ whatis uname


POKOK BAHASAN 2

STRUKTUR SISTEM OPERASI LINUX

 

Struktur Linux

Linux tidak jauh beda dengan Unix yang merupakan suatu sistem operasi yang terstruktur, menyangkut sistem pada perangkat lunaknya maupun pada perangkat keras seperti ( terminal, unix sistem, consol serta jalur komunikasi ).

Adapun struktur Linux yang menyangkut perangkat lunak antara lain :

*         Shell

*         Utilitas

*         Kernel

*         Aplikasi

 

Struktur Shell merupakan interpreter pada sistem Linux. Shell berfungsi sebagai interface (antar muka ) dengan sistem Linux. Adapun macam-macam shell yang terdapat pada sistem Linux antara lain :

  1. Kom shell (/bin/ksh )
  2. Boume Again Shell ( /bin/bash )
  3. C Shell ( /bin/csh )

 

Struktur Utilitas  adalah salah satu program yang sengaja disediakan Linux untuk melakukan tugas-tugas tertentu.

 

Struktur Kernel, merupakan bagian paling penting dari suatu sistem Linux, memiliki fungsi : untuk menampilkan berbagai bentuk fungsi bertingkat rendah dan pengendali langsung perangkat keras.

Terdapat beberapa fungsi yang dilakukan kernel antara lain :

1)     Manajemen file dan security

2)     Pelayanan proses input output

3)     Manajemen memori

4)     Penanganan proses interupsi

5)     Proses manajemen sistem dan penjadwalan

6)     Pelayanan jam sistem dan tanggal

 

Pada Linux terdapat sistem call yaitu sistem yang menghubungkan antara bagian luar Linux dengan kernel.

 

Struktur Aplikasi adalah sala satu program yang dibuat oleh pemakai untuk memenuhi kebutuhan sendiri.

Dan perlu diketahui juga tentang struktur direktori pada Linux, sebelumnya saya jelaskan apa itu file ??

File merupakan struktur dasar dalam sebuah sistem komputer berfungsi untuk menyimpan data-data maupun informasi. Nah didalam Linux dibagi menjadi 3 (tiga) kategori utama antara lain :

1.                 Directory

Yaitu file yang berisi daftar nama dan juga suatu bilangan node dari masing-masing file yang digunakan.

2.                 File Special

Yaitu file yang menyatakan piranti fisik / perangkat keras, bisa berupa file-file yang berhubungan.

3.                 File Biasa

Yaitu file yang digunakan untuk penyimpanan data, dokumen, grafik, dll. Bentuk file antara lain file data.

           

Sistem file pada Linux juga menyerupai pepohonan ( tree ), yaitu dimulai dari root, kemudian direktori dan subdirektori. Sistem file Linux diatur secara hirarkhikal, yaitu dimulai dari root dengan symbol “/”.

            Kita dapat menciptakan File dan Direktori mulai dari root ke bawah. Direktori adalah file khusus, yang berisi nama file dan INODE ( pointer yang menunjuk ke data / isi file tersebut ). Secara logika, direktori dapat berisi file dan Direktori lagi ( disebut juga Subdirektori ).

 



LEMBAR KERJA DAN TUGAS

Percobaan 1 : Manajemen proses

1.     Ps menampilkan PID (pracess ID) untuk shell dan proses ps itu sendiri

$ ps

$ ls -l /proc/[nomorPID]

 

2.     Melihat status proses

$ cat /proc/[nomorPID]/status

 

3.     Melihat nilai pada variabel /proc

$ ls /proc/sys/net/ipv4

 

4.     Melihat isi salah satu variabel

$ cat /proc/sys/net/ipv4/ip_forward

$ echo l > /proc/sys/net/ipv4/ip_forward

 

5.     Mengubah kernel variabel harus dengan ijin akses root. Menjadi root dengan utilitas su (substitute user)

$ su

Password : isi dengan password root

# echo 1 > /proc/sys/net/ipv4/ip_forward

# exit

 

6.     Kembali ke user semula dan tampilkan variabel kernel dengan nilai baru

$ cat /proc/sys/net/ipv4/ip_forward

 

Percobaan 2 : Manajemen file

1.     Membuat direktori dan subdirektori

$ cd /home/[namauser]

$ mkdir music1

$ mkdir music2

$ ls

 

2.     Menghapus direktori dan subdirektori

$ rmdir music1

$ ls

 

Percobaan 3 : Manajemen memori

1.     Melihat daftar partisi

$ fdisk -l

$ blkid

 

2.     Melihat kapasitas partisi

$ df -h

 

Percobaan 4 : Melihat tipe file

1.     Melihat block device (peralatan I/O)

$ ls -l /dev/fd

 

2.     Melihat character device (peralatan I/O)

$ ls -l /dev/tty2

 

3.     Melihat named pipe(FIFO)

$ ls -l /var/log/boot.log

 

4.     Melihat direktori

$ ls -ld /dev

 

5.     Melihat ordinary file

$ ls -l /etc/passwd

 

 

Percobaan 5 : Melihat tanggal dan kalender dari system

1.     Melihat tanggal saat ini

$ date

 

2.     Melihat kalender

$ cal 11 2013

$ cal 9 12 2013 diganti $ date -d ‘9 Dec 2013’ +’%A, %d %B %Y’

 


POKOK BAHASAN 3

MANAJEMEN I/O DAN MANAJEMEN MEMORI

 

Manajemen I/O

INPUT => PROSES => OUTPUT

            Intruksi (command) yang diberikan pada Linux melalui Shell disebut sebagai eksekusi program yang selanjutnya disebut proses. Setiap kali intruksi diberikan, maka Linux kernel akan menciptakan sebuah proses dengan memberikan nomor PID (Process Identity ). Proses dalam Linux selalu membutuhkan input dan menghasilkan suatu output. Dalam konteks Linux input / output adalah :

·       Keyboard ( input )

·       Layar ( output )

·       Files

·       Struktur data kernel

·       Peralatan I/O lainnya ( misalnya Network )

 

Manajemen Memori

            Linux mengimplementasikan sistem virtual memori demand-paged. Proses ini mempunyai besar memori virtual yang besar (4 gygabyte). Pada virtual memory dilakukan transfer page antara disk dan memory disk. Jika tidak terdapat cukup memory fisik, kernel melakukan swapping bebarap page lama ke disk. Disk srive adalah perangkat mekanik yang membaca dan menulis ke disk yang lebih lambat dibandingkan mengakses memory fisik. Jika memory total page lebih dari memory fisik yang tersedia, kernel lebih banyak melakukan swapping dibandingkan eksekusi kode program, sehingga terjadi trashing dan mengurangi utilitas. Jika memory fisik ekstra tidak digunakan, kernel meletakkan kode program sebagai disk buffer cache. Disk buffer menyimpan data disk yang diakses di memory, jika data yang sama dibutuhkan lagi dapat dengan cepat diambil cache.

 



LEMBAR KERJA DAN TUGAS

Percobaan :

1.     Login sebagai user

2.     Buka Console terminal dan lakukan percobaan-percobaan di bawah ini

 

Percobaan 1 File description

1.     Untuk Melihat isi file dari direktori aktif

$ ls

 

2.     Untuk melihat seluruh isi file pada direktori aktif beserta file hidden, lalu ditampilkan layer per layer.

$ ls -l

 

3.     Membuat direktori baru dengan perintah mkdir directory

$ mkdir data

 

4.     Menghapus direktori yang telah kosong

$rmdir data

 

5.     Mengopi suatu file cp source destination

$ cd /home

$ nano udon.ganteng

#udon ganteng

#kangudon.com

Ctrl + x dan tekan y untuk menyimpan file

$ cp /home/udon.ganteng /home/udon.manis

 

 

Percobaan 2 Pipeline

$ su (masukkan password umsida)

$ su (password saya sendiri)

$ who

$ who | sort

$ who | sort-r

$ who > etc

$ sort etc

$ ls -l /etc | sort | more

 

 

Percobaan 3 Redirection (pembelokan)

$ cat l > aslab.txt

 

Ini adalah text yang saya simpan ke file aslab.txt

$ cat 0< aslab.tx

$ cat aslab.txt

$ mkdir mydir 2> myerror.txt

$ cat myerror.txt

 

 

Percobaan 4 Melihat Manajemen Memory

·       Perhatikan dengan perintah dmesg jumlah memory tersedia dan proses swapping

$ dmesg | more

 

·       Dengan perintah free perhatikan jumlah memory “free”, “used”, “share” dan “buffer”.

$ free

 

·       Dengan perintah di bawah ini apakah hasilnya sama dengan no 2?

Hasilnya adalah berisi jumlah memori namun lebih terperinci.

$ cat /proc/meminfo

 

·       Gunakan perintah

$ ls -1R

 

·       Perhatikan perubahan manajemen memory

$ free

 

·       Jalankan sebuah program, misalnya open office.perhatikan perubahan manajemen memory

$ free

 

·       Dengan perintah ps bagaimana penggunaan memory untuk setiap proses di atas?

$ ps -uax

 

 

 

TUGAS DAN KUNCI LEMBAR TUGAS

Lakukan hal yang sama dengan percobaan 7 untuk melihat perubahan memory setelah dilakukan beberapa proses pada shell. Tentukan perintah yang dilakukan misalnya membuka browser dan perhatikan hal-hal berikut :

1.       Informasi apa saja yang ditampilkan dengan perintah free ?

Informasi yang ditampilkan dengan perintah free adalah laporan terperinci tentang penggunaan memori di system, yakni total kapasitas memory, kapasitas memori yang sudah terpakai, kapasitas memory yang belum terpakai, kapasitas memory yang digunakan sharing, kapasitas buffers dan cache

$ free

 

2.       Infromasi apa saja yang disimpan file/proc/meminfo ?

Informasi yang ditampilkan dengan perintah $ cat /proc/meminfo yakni kapasitas penggunaan memori. Meliputi total kapasitas memory, kapasitas memory yang belum terpakai, kapasitas buffers dan cached, swapcached, dan lain sebagainya.

$ cat /proc/meminfo

 

3.       Berapa besar kapasitas memory total ?

Lakukan perintah

$ free -m



Besar kapasitas memory adalah 981

 

4.       Berapa kapasitas memory yang sudah terpakai ?

       Kapasitas memory yang sudah terpakai adalah 602

 

5.       Berapa kapasitas memory yang belum terpakai ?

       Kapasitas memory yang belum terpakai adalah 101

 

6.       Berapa kapasitas memory yang digunakan sharing beberapa proses ?

Kapasitas memory yang digunakan sharing beberapa proses adalah 4

 

7.       Berapa kapasitas buffer cache ?

Kapasitas buffer cache adalah 277

 


POKOK BAHASAN 4

PROSES THREAD DAN DEADLOCK

 

Konsep Proses Di Linux

Setiap kali intruksi diberikan pada linux sell, maka kemel akan menciptakan sebuah proses id. Proses ini disebut juga dengan terminilogy Unix : sebagai sebuah Job. Proses id (PID) di mulai dari 0, yaitu proses “INK”, kemudian diikuti oleh proses berikutnya (terdaftar pada /etc/ inittab).

Beberapa tipe proses :

1.       Foreground

Proses yang didapatkan oleh pemakai langsung pada terminal (interaksi dialog).

2.       Batch

Proses yang dikumpulkan dan dijalankan secara sekuensial (satu persatu) Prose Batch tidak diasosiasikan (berinteraksi) dengan terminal.

3.       Daemon

Proses yang menunggu permintaan (request) dari proses lainnya dan menjalankan tugas sesuai dengan permintaan tersebut. Bila tidak ada request, maka program ini akan berada dalam kondisi “idle” dan tidak menggunakan waktu hitung CPU. Umumnya nama proses daemon di UNIX berakhiran d, misalnya inetd, named, popd, dll.

 

SINYAL

Proses dapat mengirim dan menerima sinyal dan ke posisi lainnya. Proses mengirim sinyal melalui intruksi “kill” dengan format

$kill [ -nomor sinyal] [nomor PID]

 

Nomor sinyal : 1 s/d maksimum nomor sinyal yang di definisikan sistem standar nomor sinyal yang terpenting adalah :

Tabel Deskripsi Nomor Sinyal

No. Sinyal

Nama

Deskripsi

1

SIGHUP

Hangup, sinyal dikirim bila proses terputus, misalnya melalui putusnya hubungan modern

2

SIGINT

Sinyal Interup, melalui ^c

3

SIGQUIT

Sinyal Quit melalui ^\

9

SIGKILL

Sinyal Kill, menghentikan proses

15

SIGTERM

Sinyal terminasi software

 

MENGIRIM SINYAL

Mengirim sinyal adalah satu alat komunikasi antar proses, yaitu memberitahukan proses yang sedang berjalan bahwa ada sesuatu yang harus dikendalikan. Berdasarkan sinyal yang dikirim ini maka proses dapat berinteraksi dan administrator/programmer dapat menentukan reaksi tersebut. Mengirim sinyal menggunakan intruksi.

$Kill [-nomor sinyal] [nomor PID]

Sebelum mengirim sinyal PID proses yang akan dikirim harus diketahui terlebih dahulu.

LEMBAR KERJA DAN TUGAS

LANGKAH – LANGKAH

1.       Masuk ke sistem operasi Linux.

2.       Login menggunakan user dan password Anda.

3.       Gunakan intruksi suatu proses : ps

4.       Gunakan intruksi untuk mengelola sinyal : kill, trap, nohup.

 

PERCOBAAN

Percobaan 1 : Status Proses

1.   Instruksi ps (proses status) digunakan untuk melihat kondisi proses yang ada. PID adalah Nomor Identitas, tty adalah nama terminal dimana proses tersebut aktif, STAT berisi S (sleeping) dan R (running), COMMAND merupakan instruksi yamg digunakan.

$ ps

 

2.   Untuk melihat faktor / elemen lainnya, gunakan option –u (user). %CPU adalah presentasi CPU time yang digunakan oleh proses tersebut. %MEM adalah presentasi sistem memori yang digunakan proses, SIZE adalah jumlah memori yang digunakan, RSS (Real System Storage) adalah jumlah memori yang digunakan, START adalah kapan proses tersebut diaktifkan.

$ ps -u

 

3.   Mencari proses yang spesifik pemakai. Proses diatas hanya terbatas pada proses milik pemakai, dimana pemakai tersebut melakukan login.

$ ps –u [nama user]

 

4.   Mencari proses lainnya gunakan option a (aR) dan au (all user)

$ ps -a

 

Percobaan 2 : Sinyal

-      Membuat shell script dengan nama loop.sh

$ nano loop.sh

 

#! /bin/bash

# Sebuah shell script : loop.sh

While :

Do

       Echo “.\c”

       Sleep 10

Done

 

-      Eksekusi file loop.sh sebagai background.

$ chmod +x loop.sh

$ ./loop.sh &

 

1.     Akan muncul tulisan .\c secara terus menerus

 

-      Melihat proses ID dari loop.sh

$ ps

 

-      Menghentikan proses. Nomor 15 (SIGTERM) merupakan default.

$ kill -15 [Nomor PID] atau

$ kill [Nomor PID]

 

2.     Menghentikan loop.sh secara langsung

$ kill [nomor loop.sh]

 

-      Menghentikan proses secara mutlak

$ kill -9 [nomor PID]

 

Percobaan 3 : Mengelola Sinyal

ü Membuat file prog.sh

$ nano prog.sh

 

#! /bin/sh

Echo “program berjalan …”

While :

Do

       Echo “X”

       Sleep 20

       Done

 

ü Jalankan program tersebut karena program melakukan looping, maka stop dengan mengirim sinyal interrupt (^C).

$ chmod +x prog.sh

$ ./prog.sh

 

ü Jalankan program tersebut sebagai background. Catat nomor PID proses, tekan <Enter> untuk ke foreground dan periksa melalui intruksi ps.

$ ./prog.sh &

$ ps

 

ü Kirimkan sinyal terminasi sebagai berikut

$ kill [nomor PID]

 

ü Ubahlah program prog.sh dengan instruksi trap untuk menangkap sinyal yang dikirim.

$ nano prog.sh

 

#! /bin/sh

Trap “ “ 1 2 3 15

Echo “program berjalan ..”

While :

Do

       Echo “X”

       Sleep 20

Done

 

 

ü  Jalankan program tersebut sebagai background. Coba lakukan kill dengan nomor PID proses tersebut.

$ ./prog.sh &

$ kill [ nomor PID ] atau

$ kill -1 [ nomor PID ] atau

$ kill -2 [ nomor PID ] atau

$ kill -15 [ nomor PID ]

 

ü  Perintah kill di atas tidak akan menghentikan proses karena dihalangi dengan perintah trap. Cobalah menggunakan nomor sinyal 9.

$ kill -9 [ nomor PID ]

$ ps

 

Percobaan 4 : No Hangup

1.     Ada kalanya sebuah proses memerlukan waktu yang cukup lama misalnya proses sortir, sehingga perlu dilakukan sebuah proses background. Namun bila proses masih berlangsung dan kita melakukan logout, maka otomatis proses akan ikut berhenti, yang artinya proses sortir harus diulang kembali. Simulasi dari proses sort.

$ nano myjob.sh

 

#! /bin/bash

While :

Do

       Find / -print > berkas

       Sort berkas –o hasil

Echo “Proses selesai pada ‘date’”  >> proses.log

Done

 

2.     Jalankan proses tersebut sebagai proses background

$ chmod +x myjob.sh

$ ./myjob.sh &

 

3.     Kemudian logout dan login kembali. Periksa sampai dimana job bekerja.

$ ps

 

4.     Gunakan nohup (NoHangup) agar job tetap berjalan meskipun pemakai logout. Catatan : fungsi ini tidak berjalan di non system V (Linux).

$ ./myjob.sh &

$ nohup myjob.sh

 

5.     Kemudian logout dan login kembali. Periksa apakah job masih bekerja.

$ ps


POKOK BAHASAN 5

MANAJEMEN FILE DAN DISK

 

Manajemen File

File merupakan kumpulan data atau informasi yang saling berhubungan. Sistem operasi Linux mempunyai manajemen file berbentuk seperti piramida. Membentuk tingkatan struktur file seperti pohon silsilah keluarga. Struktur ini memudahkan pengguna Linux untuk mengelola berbagai file.

 



Gambar 5.1 Struktur File Linux

Sistem file pada Linux dimulai dari root yang ditandai dengan symbol “/”. Kemudian direktori dan subdirektori. Kita dapat membuat file mulai dari root kebawah. Pada umumnya terdapat dua macam file yang berbeda. Pertama merupakan jenis file biasa yang berguna untuk menyimpan berbagai jenis data. Sedangkan jenis file yang kedua ialah file direktori yang berguna untuk menyimpan dan menghimpun berbagai file – file.

Tabel Direktori Standar Linux

Direktori

Deskripsi

/etc

Berisi file administrative dan file executable yang berguna untuk administrasi system

/dev

Berisi file khusus yang mempresentasikan peralatan hardware

/bin

Berisi program standart Linux

/usr/sbin

/usr/bin

Berisi utilitas Linux

/usr/lib

Berisi program library yang diperlukan untuk kompilasi program

/tmp

Berisi file sementara, yang pada saat bootstrap akan dihapus

/boot

Berisi file yang sangat penting untuk proses bootstrap. Kernel vmlinux disimpan di direktori ini.

/proc

Berisi informasi tentang kernel Linux, proses dan virtual system file.

/var

Direktori variable, artinya tempat penyimpanan LOG (catatan hasil output program), file ini dapat membengkak dan perlu dimonitor perkembangannya.

/home

Berisi direktori untuk pemakaian Linux (pada SCO diletakkan pada /usr)

/mnt

Direktori untuk mounting system file

/root

Home directory untuk superuser (root)

/usr/bin/Xl

Symbolic link ke /usr/XHR^/bin, program untuk X-Window

/usr/src

Source code untuk Linux

/opt

Option, diektori ini biasanya berisi aplikasi tambahan (“add-on”) seperti Netscape Navigator, kde, gnome, applix dll.

 

Manajemen Disk

Manajemen disk merupakan sarana penyimpanan yang berfungsi untuk menyimpan data, file dan informasi secara permanen dalam suatu sistem komputer. Media disk berada satu tingkat dibawah memori utama dalam hirarki memori. Media disk berbeda sekali dengan memori utama komputer karena tidak mempunyai hubungan langsung dengan prosesor komputer. Linux mensupport berbagai file system diantaranya adalah :

·       Ext2

·       Ext3

·       Ext4



LEMBAR KERJA DAN TUGAS

Percobaan 1 : Direktori

1.   Melihat direktori aktif

$ pwd

$ ls

 

2.   Melihat direktori HOME

$ echo $HOME

 

3.   Membuat direktori dan subdirektori

$ cd /home/ [ nama user ]

$ mkdir folderku1

$ mkdir folderku2

$ ls

$ mkdir A B C A/D A/E A/F B/G

$ ls

 

4.   Menghapus direktori dan subdirektori

$ rmdir folderku1

$ rmdir B/G B

$ ls

 

5.   Navigasi direktori

$ cd A

$ pwd

$ cd E

$ pwd

$ cd ..

$ pwd

$ cd ..

 

Percobaan 2 : File

1.   Membuat file

$ cat > fileku.txt

       Belajar membuat file

       Semoga bermanfaat

       Untuk yang belajar

       Akhiri dengan menekan

       [ Ctrl + D ]

 

$ nano filenano.txt

       Belajar menggunakan nano

       Nano adalah editor di Linux

       Nano mudah digunakan

       Nano cocok untuk pemula

       Semoga bermanfaat

 

$ ls

 

 

2.   Menghapus file

$ rm fileku.txt

$ ls

 

3.   Mengubah file

$ nano filenano.txt

       Selamat ..

       Telah diubah !!!

 

$ ls

 

Percobaan 3 : Ijin Akses

-        Melihat ijin akses

$ ls -l

 

-        Mengubah ijin akses

$ chmod 444 filenano.txt

$ ls -l

$ chmod 666 filenano.txt

$ ls -l

$ chmod 777 filenano.txt

$ ls -l

 

Percobaan 4 : Owner

1.     Melihat owner file

$ ls -1

 

2.     Mengubah owner file

$ chown [nama user] : [nama user] filenano.txt

$ ls -1

 

Percobaan 5 : Group

1.     Melihat group file

$ ls -1

 

2.     Mengubah group file

$ chgrp root filenano.txt

$ ls -1

 

Percobaan 6 : Disk

·       Melihat daftar prastisi

$ fdisk -1

$ blkid

 

·       Melihat kapasitas partisi

$ df –h

 

·       Melihat tipe harddisk

$ hdparm -l /dev/sda

 

·       Melihat psrtisi swap

$ swapon –s         



TUGAS DAN KUNCI LEMBAR TUGAS

1         Buatlah subdirektori server, client, switch dan hub sekaligus pada direktori computer.

$ mkdir computer computer/server computer/client computer/switch computer/hub

$ ls

$ cd computer

$ ls

 

 

2         Buatlah file laptop.txt yang berisi nama lengkap dan nim anda pada subdirektori server dan copy-kan file tersebut ke sub direktori client, switch dan hub.

$ cd computer/server

$ nano laptop.txt

 

NAMA            : AHMAD RENDRA FAJARESTA

NIM                : 191080200227

KELAS           : 3A1 INFORMATIKA

KELOMPOK  : 4

 

$ cp laptop.txt ../client

$ cp laptop.txt ../hub

$ cp laptop.txt ../switch

$ cd ../hub

$ ls

$ cd ../client

$ ls

$ cd ../switch

$ ls

$ cd ../server

$ ls

 

3         Ubahlah ijin akses file laptop.txt pada sub direktori server sehingga user, group dan others hanya dapat melakukan read.

$ chmod 444 laptop.txt

$ ls -l

 

4         Ubahlah ijin akses file laptop.txt pada sub direktori client sehingga user, group dan others hanya dapat melakukan execute.

$ cd ../client

$ chmod 111 laptop.txt

$ ls -l

 

5         Ubahlah ijin akses file laptop.txt pada sub direktori switch sehingga user, group dan others hanya dapat melakukan write.

$ cd ../switch

$ chmod 222 laptop.txt

$ ls -l

 

6         Ubahlah ijin akses file laptop.txt pada sub direktori hub sehingga user, group dan others dapat melakukan read, write dan execute.

$ cd ../hub

$ chmod 777 laptop.txt

$ ls -l

 

7         Hapuslah direktori hub.

$ cd ..

$ rm -r hub

$ ls

 

8         Ubahlah owner file laptop.txt pada subdirektori server menjadi owner root.

$ su

Password : [isikan]

# cd server

# chown root:root laptop.txt

# ls -l

 

9         Ubahlah group file laptop.txt pada subdirektori server menjadi group root.

# chgrp root laptop.txt

# ls -l

 

10      Hapuslah direktori computer.

Ketik exit untuk keluar

$ cd ..

$ rm -r computer

Y

Y

Ls


POKOK BAHASAN 6

SISTEM OPERASI TERSEBAR

 

DEFINISI SISTEM OPERASI TERSEBAR

Sistem operasi tersebar adalah sebuah sistem yang komponennya berada pada jaringan komputer. Komponen tersebut saling berinteraksi dan melakukan komunikasi/koordinasi hanya dengan pengiriman pesan. Sistem operasi terdistribusi adalah salah satu implementasi sistem operasi tersebar, dimana sekumpulan komputer dan prosesor yang terhubung dalam satu jaringan. Koleksikoleksi dari objek-objek ini secara tertutup bekerja secara bersama-sama untuk melakukan suatu tugas atau pekerjaan tertentu. Tujuan utamanya adalah untuk memberikan hasil secara lebih, terutama dalam:

$ File system

$ Name space

$ Waktu pengolahan

$ Keamanan Akses ke seluruh resources,

 

LANGKAH-LANGKAH

Masuk ke sistem operasi Linux

1.   Login sebagai user.(user Anda)

2.   Masuk ke root dengan perintah su

3.    Instalasi paket software menggunakan yum


LEMBAR KERJA DAN TUGAS

Percobaan 1 : Yum Script

1.     Install paket samba dari repository local umsida

$ su

# cd /tmp/

 

a.     Install yum

# apt-get install yum

 

b.     Install samba

# apt-get install samba

 

2.     Melihat files apa saja yang sudah di install

# ls /etc/samba

 

3.     Melihat file konfigurasi

# ls -l /etc/samba

 

4.     Melihat dokumen file

# apt install rpm

# rpm -qd samba

 

5.     Mengaktifkan software

# /etc/init.d/smbd start

 

6.     Merestart software

# /etc/init.d/smbd restart

 

7.     Mematikan software

# /etc/init.d/smbd stop

 

Percobaan 2 : Konfigurasi software

1.    Untuk konfigurasi software yang sudah kita install tadi bisa menggunakan command NANO.

#nano /etc/samba/smb.conf

 

2.    Mengisi file konfigurasi

[Global]

workroup = workgroup

domain logons = No

domain master = No

netbios name = ICTSERVER

map to guest = bad user

user backend = tdb

 

[Share]

comment = Share

path = /home/share

read only = no

browseable = yes

public = yes

writeable = yes

 

3.   Merestart software samba

# /etc/init.d/smbd restart

 

Percobaan 3 : Membuat folder

a)     Membuat folder yang nantinya akan kita share

# mkdir /home/share

 

b)     Memberi hak akses ke folder yang akan kita share

# chmod -R 777 /home/share

 

Percobaan 4 : Mencoba file share

1.     Mencoba browser file share

Places > Connect to server > masukkan IP computer > connect

8.     Install net-tools (jika sudah terinstall maka akan tampil seperti ini)

# apt install net-tools

 

2.     Mengetahui ip computer

# ifconfig

 



TUGAS DAN KUNCI LEMBAR TUGAS

1.       Buatlah sebuah share folder dengan menggunakan password untuk bisa akses folder tersebut?

# mkdir /home/share_fajar227

# chmod 777 /home/share_fajar227

# ls /home

 

2.       Ubah perijinan di smb.conf agar guest tidak bisa membuat folder di share folder.

[Global]

workroup = workgroup

domain logons = no

domain master = no

netbios name = FAJARSERVER

map to guest = bad user

user backend = tdb

 

[Share]

comment = share_fajar227

path = /home/share_fajar227

read only = no

browseable = yes

public = yes

writeable = no

[data]

Path = /home/share_fajar227

Guest ok = no

Valid users = ahmad

Write list = Fajaresta123

Writeable = yes

Restart

# /etc/init.d/smbd restart

Untuk informasi lebih lanjut mengenai laporan praktikum Sistem Operasi, Anda dapat mengunjungi google drive saya. Link: DOWNLOAD FILE

Sekian dan terima kasih atas kunjungan anda. Bila tidak ada kesalahan mohon ucapkan alhamdulillah. Jika ada kesalahan mohon maaf atas kekurangannya.

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Kunjungi juga link:www.umsida.ac.id dan fst.umsida.ac.id

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review RUU PDP 2022

MATERI SISTEM DIGITAL DASAR