Assalamualaikum
Warahmatullahi Wabarakatuh
Saya
Ahmad Rendra Fajaresta, salah satu mahasiswa INFORMATIKA yang akrab dipanggil
Fajarest dari Universitas Muhammadiyah Sidoarjo. Kelahiran Pasuruan, 10 Juni
2001. Memiliki akun Instagram fajarest10_ yang selalu merahasiakan passwordnya.
Saya akan membuat penjelasan singkat mengenai bahasa pemrograman C++ yang
bersumber dari modul karya UMSIDA.
MODUL
1 -INPUT/OUTPUT & JENIS DATA
Dalam menggunakan bahasa pemrograman
C++, hal mendasar yang harus diketahui adalah struktur dan jenis data yang
diinstruksikan. Setiap program harus memiliki beberapa perintah, yaitu :
1. Include
Adalah salah satu pengarah
prepocessor directive yang tersedia pada C++. Prepocessor selalu dijalankan terlebih
dahulu pada saat proses kompilasi terjadi.
Bentuk
umumnya :
# include <nama_file>
Tidak diakhiri dengan tanda
semicolon, karena bentuk tersebut bukanlah suatu bentuk pernyataan, tetapi
merupakan prepocessor directive. Baris tersebut menginstruksikan kepada
komputer yang menyisipkan file lain dalam hal ini file yang berakhiran .h (file
header) yaitu file yang berisi sebagai deklarasi, contohnya:
#
include <iostream.h> :
diperlukan pada program yang melibatkan objek cout
#
include <conio.h> :
digunakan bila melibatkan clrscr(), yaitu perintah untuk membersihkan layar
#
include <iomanip.h> :diperlukan
bila melibatkan setw() yang bermanfaat untuk mengatur lebar dari suatu tampilan
data.
2. Fungsi main ()
Fungsi ini menjadi awal dan akhir
eksekusi program C++. main adalah nama judul fungsi. Melihat bentuk seperti itu
dapat kita ambil kesimpulan bahwa batang tubuh program utama berada didalam
fungsi main( ). Berarti dalam setiap pembuatan program utama, maka dapat
dipastikan seorang pemrogram menggunakan minimal sebuah fungsi. Pembahasan
lebih lanjut mengenai fungsi akan diterangkan kemudian. Sekarang yang perlu
ditekankan adalah kita menuliskan program utama kita didalam sebuah fungsi
main().
3. Komentar
Komentar tidak pernah dicompile oleh compiler. Dalam C++
terdapat 2 jenis komentar, yaitu:
Jenis
1 : /* Komentar anda diletakkan di dalam ini Bisa mengapit lebih dari satu baris */
Jenis
2 : // Komentar anda diletakkan disini ( hanya bisa perbaris ).
4. Tanda Semicoln
Tanda semicoln “ ; ” digunakan untuk mengakhiri sebuah
pernyataan. Setiap pernyataan harus diakhiri dengan sebuah tanda semicoln.
5. Mengenal cout dan cin
Pernyataan cout merupakan sebuah objek
didalam C++, yang digunakan untuk mengarahkan data ke dalam standar output
(cetak pada layar)
Contoh :
Tanda ”<<” merupakan sebuah
operator yang disebut operator “penyisipan/ peletakan”.
Tanda
“>>” merupakan tanda Cin, digunakan untuk mendefinisikan
setiap input yang dimasukkan ke dalam progam.
Adapun fungsi
endl yang digunakan untuk ganti baris atau sama dengan fungsi \n
#include<iostream.h>
main()
{
char nama[80];
cout <<"Masukkan Nama
Kamu : ";
cin >> nama;
cout << "Halo
"<<nama<<endl
<<"Betul kan,
nama kamu " <<nama<<endl;
}
MODUL
II -STRUKTUR PEMROGRAMAN PENCABANGAN
Kondisi percabangan merupakan sebuah pernyataan yang menyebabkan program
melakukan suatu proses pengambilan keputusan dari sejumlah pilihan yang
menanyakan pertanyaan True(benar) atau False(salah) mengenai variabel,
properti, atau data.
Beberapa statement percabangan dasar
yang sering digunakan yaitu IF, IF-ELSE, IF-ELSE-IF, Kombinatorial. Percabangan
berganda ada statement SWITCH.
Contoh
kasus: program input nilai
#include<iostream>
using
namespace std;
main()
{
int N;
cout<<"masukkan
nilai=";
cin>>N;
cout<<"nilai
huruf=";
if(N>=40)
if(N>=60)
if(N>=80)
cout<<"A";
else
cout<<"B";
else
cout<<"C";
else
cout<<"D";
}
Notasi algoritma juga menggunakan
Flowchart karena bentuknya sederhana. Flowchart adalah penggambaran secara
grafik dari langkah-langkah pemecahan masalah yang harus diikuti oleh pemroses.
Flowchart memiliki simbol tertentu dalam setiap kondisi.
MODUL III – STRUKTUR PEMROGRAMAN LOMPATAN &
KALANG
Sebuah
/ Kelompok instruksi diulang untuk jumlah pengulangan tertentu. Baik yang
teridentifikasikan sebelumnya ataupun tidak.
Struktur
pengulangan terdiri atas dua bagian:
1.
Kondisi
pengulangan yaitu ekspresi Boolean yang harus dipenuhi untuk melaksanakan
pengulangan
2.
Isi atau badan
pengulangan yaitu satu atau lebih pernyataan (aksi) yang akan diulang.
Perintah atau notasi dalam struktur
pengulangan adalah:
1.
Pernyataan while
2.
Pernyataan do..
while
3.
Pernyataan for
4.
Pernyataan
continue dan break
5.
Pernyataan go to
1.Pernyataan WHILE
Pernyataan while merupakan salah satu
pernyataan yang berguna untuk memproses suatu pernyataan atau beberapa
pernyataaan beberapa kali. Pernyataan while memungkinkan statemen-statemen yang
ada di dalamnya tidak dilakukan sama sekali.
Bentuk
umumnya:
While (kondisi)
{
Pernyataan;
}
2.Pernyataan
DO.. WHILE
Pernyataan
do.. while mirip seperti pernyataan while, hanya saja pada do.. while
pernyataan yang terdapat didalamnya minimal akan sekali dieksekusi.
Bentuk
Umumnya:
Do
{
Pernyataan;
}
while(kondisi);
3.Pernyataan FOR
Pernyataan for digunakan
untuk menghasilkan pengulangan(looping) beberapa kali tanpa penggunaan kondisi
apapun, pada umumnya looping yang dilakukan oleh for telah diketahui awal,
syarat looping dan perubahannya.
Pernyataan for digunakan
untuk melakukan looping. Pada umumnya looping yang dilakukan oleh for telah
diketahui batas awal, syarat looping dan perubahannya. Skema kondisi terpenuhi,
maka pernyataan akan terus dieksekusi.
Bentuk umumnya:
For(inisialisasi;kondisi;perubahan)
{
Statement;
}
4.Pernyataan CONTINUE dan BREAK
Pernyataan break akan selalu terlihat
digunakan bila menggunakan pernyataan switch.Pernyataan ini juga digunakan
dalam loop. Bila pernyataan ini dieksekusi, maka akan mengakhiri loop dan akan
menghentikan itrasi pada saat tersebut.
5. Pernyataan GO TO
Pernyataan goto, diperlukan untuk melakukan suatu lompatan ke suatu
pernyataan berlabel yang ditandai dengan tanda ” : ”.
Bentuk
Umumnya :
Go to bawah;
Pernyataan 1;
Pernyataan 2;
Bawah : Pernyataan 3;
Contoh
kasus : pengulangan input nama
#include
<iostream>
#include
<conio.h>
using
namespace std;
main()
{
{
char
nama[80];
int tombol;
cout<<"Masukkan nama anda
= ";
cin>>nama;
cout<<"Hai"<<nama<<endl<<endl;
cout<<"Apakah
mau mengulangi (Y/T)?";
tombol = getch();
cin>>tombol;
while((tombol
=='Y')||(tombol =='y'))
cout<<endl<<endl;
}
cout<<"selesai";
}
MODUL
IV-STRUKTUR PEMROGRAMAN : KALANG
Kalang atau perulangan(loop)
digunakan untuk mengulang sebuah pernyataan beberapa kali tergantung kepada
jumlah yang diinginkan atau tergantung kondisi yang disyaratkan. Ada beberapa
jenis perulangan dalam C++ yaitu:
1. FOR
2. WHILE
3.
DO-WHILE
Instruksi dan penjelasan yang
digunakan dalam kalang(loop);
fungsi
setw( ) berfungsi membuat tampilan
dalam rata kanan dengan lebar ditentukan oleh nilai yang ada dalam kurung
Break berfungsi mengeluarkan
eksekusi compiler dari struktur program setelah suatu kondisi tertentu dipenuhi
Continue berfungsi melanjutkan
eksekusi compiler ke blok selanjutnya setelah suatu kondisi tertentu dipenuhi.
Setprecision() merupakan suatu fungsi manipulator
yang digunakan untuk mengatur jumlah digit decimal yang ingin ditampilkan.
ios::fixed dan ios::scientific mempunyai fungsi yang sama yaitu format bilangan riil
akan tetap dapat diubah dengan memanggil fungsi set atau unset diikuti argument
ios::scientific atau ios::fixed
fabs() berfungsi untuk
menghitung nilai mutlak dari x; x bilangan real.
Contoh Kasus
program untuk menghitung tinggi pantulan bola yang jatuh
dengan asumsitinggi pantulan bola adalah 0.8 kali tinggi sebelumnya.
#include
<iostream>
#include
<iomanip>
using
namespace std;
main(){
float h,h0;
cout << "\nTinggi awal =
";
cin >> h0;
cout << "Pantulan ke- \t
tinggi" << endl;
h=h0;
for (int i=1; i<=50; i++){
h=h-(0.2*h);
cout << setw(5)
<< i
<< setiosflags(ios::showpoint |
ios::fixed)
<< setprecision(3) << setw(18)
<< h << endl;
if (h<1)
break;}}
MODUL
V- VARIABEL LARIK: MATRIKS & STRINGS
Variabel larik (array) adalah
variabel yang mampu menyimpan sejumlah nilai yang bertipe sama. Tipe untuk
mendeklarasikan larik adalah int, float, double dan ukuran array. Selain itu
ada juga instruksi yang mendukung jalannya variabel larik matriks dan strings,
yaitu:
Strlen() : Bentuk
format strlen (const char*s), berfungsi menghitung panjang string s
Strcpy() : Bentuk
format strcpy (char*dest, const char*src), berfungsi mengcopy string src ke
dest
Strcat() : Bentuk
format strcat (char*dest, const char*src), berfungsi menambahkan kopian src ke
bagian akhir dest
Strcmp() : Bentuk
format strcmp (const char*s1, const char*s2), berfungsi melakukan perbandingan
s1 dengan s2
Strcspn() : Bentuk
format strcspn (const char*s1, const char*s2), berfungsi menemukan bagian awal
string s1 yang mengandung s2
Strupr() : Bentuk
format strupr (const char*s), berfungsi mengubah string menjadi huruf capital
(uppercase)
Strlwr() : Bentuk
format strlwr (const char*s), berfungsi mengubah string menjadi huruf
biasa/kecil (lowercase)
Strrev() : Bentuk
format strrev (const char*s), berfungsi membalik semua karakter string, jadi
huruf terakhir menjadi awal
Strset() : Bentuk
format strset (const char*s, int ch), berfungsi menset semua karakter dalam s
ke ch
Contoh
kasus: matriks
#include
<iostream>
using
namespace std;
main()
{
int N = 4;
int M = 5;
float A[5][5];
for
( int i=0; i<N; i++)
{
for ( int j=0; j<M;
j++)
{
cout
<< "A(" << i << "," << j <<
") = ";
cin >>
A[i][j];
}
}
cout
<< "Matriks A = \n";
for
(int i=0; i<N; i++)
{
for ( int j=0; j<M;
j++)
{
cout
<< "\t" << A[i][j];
}
cout << endl;
}
}
Contoh
kasus : striings
#include
<stdio.h>
#include
<iostream>
#include
<string.h>
using
namespace std;
main()
{
char nama[80], nama2[80], tulisan[80];
int panjang, posisi;
cout<<"Input Nama = ";
gets(nama);
strcpy(tulisan,"\nHALO ");
cout<<strcat(tulisan,nama)<<endl;
if (strcmp(nama,"Keyla")==0){
cout<<"Namamu Keyla Kan
"<<endl;}
else
cout<<"Namamu Bukan
Keyla"<<endl;{
panjang=strlen(nama);
cout<<"Panjang Namamu
"<<panjang;
posisi=strcspn(nama," Z");
cout<<"
Karakter"<<endl;
if (posisi <panjang ){
cout<<"Huruf Z Pada
Posisi"<<posisi<<endl;}
else{
cout<<"Tidak Ada Huruf Z
Nya"<<endl;}
strcpy(nama2,nama);
cout<<strupr(nama2)<<endl;
cout<<strlwr(nama2)<<endl;
cout<<strrev(nama2)<<endl;
cout<<strset(nama2,'x')<<endl;}}
MODUL
VI-SORTING (PENGURUTAN)
Sorting merupakan suatu proses untuk
meletakkan kumpulan elemen data ke dalam urutan tertentu berdasarkan satu atau
beberapa kunci dalam tiap-tiap elemen.
Mengapa
dilakukan sorting? Karena untuk memudahkan pencarian data, data mudah
diperiksa, mudah dibetulkan jika terjadi
kesalahan.
Ada
beberapa metode sorting:
1.
Insection Sort (metode penyisipan)
2.
Selection Sort (metode seleksi)
3.
Bubble Sort (metode gelembung)
4.
Shell Sort (metode shell)
5.
Quick Sort (metode cepat)
6.
Merge Sort (metode penggabungan)
Contoh kasus
1.
Menulis
Ke File Teks
#include <stdio.h>
#include <string.h>
#include <iostream>
using namespace std;
main(){
char
namafileoutput[] = "filesaya.txt";
char
teks[80];
FILE
*fout;
fout
= fopen(namafileoutput, "w");
cout
<< "Ketikkan teks yang akan ditulis "
<<
"ke file, akhiri dengan END\n";
while
(1) {
gets(teks);
if (strcmp(teks,"END") == 0) break;
strcat(teks,"\n");
fputs(teks,
fout);}
fclose(fout);
cout << "Selesai" << endl;}
2.
Membaca
Dari File Teks
#include<string.h>
#include<iostream>
using
namespace std;
main(){
char namafileinput[] =
"filesaya.txt";
char teks[80];
FILE *fin;
fin = fopen(namafileinput,
"rt");
cout << "Isi file " <<
namafileinput << endl;
while (1){
if (fgets(teks, 80, fin)==NULL){
break;}
cout << teks;}
fclose(fin);
cout << "Selesai"
<< endl;}
Sekian dan terima kasih atas kunjungan anda. Bila tidak
ada kesalahan mohon ucapkan alhamdulillah. Jika ada kesalahan mohon maaf atas
kekurangannya.
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Komentar
Posting Komentar